Alat music arbab sendiri, terbuat dari tempurung kelapa, kulit kambing, kayu, serta dawai.

Banyak kemiripan alat music arbab ini dengan alat music dari daerah timur tengah.

Karena kebudayaan dari Aceh sendiri juga banyak menganut kebudayaan dari Timur Tengah, jadi tidak heran jika kebudayaan di Aceh banyak yang mirip dengan kebudayaan Timur Tengah.

Pertukaran kebudayaan sendiri sudah lama terjadi pada zaman kerajaan, dimana para pedagang dari Timur Tengah datang ke negara kita.

Kerajaan Samudra Pasai juga memiliki andil besar dalam hal pertukaran kebudaayan yang dimiliki oleh warga Aceh sendiri.

Itulah mengapa alat music arbab ini, juga terlihat atau memang sebenarnya alat music dari Timur Tengah yang diperkenalkan kepada masyarakat Aceh pada zaman dahulu.

Akankah alat musik arbab dapat bertahan 1000 tahun lagi?

Alat music arbab sendiri terdiri dari 2 bagian utama :

  • Alat musik arbab itu sendiri
  • Alat gesek atau dalam bahasa masyarakat Aceh di sebut Go Arab

Sedangkan dawai dari alat music ini terbuat dari bahan tembaga/kuningan, ataupun serat lain, dimaksudkan agar alat music ini dapat menghasilkan suara yang dapat dimainkan dengan harmonisasi.

Cara memainkan alat music ini, di bantu oleh 2 orang penyanyi, dimana penyanyi tersebut biasa di panggil sebagai Fatimah Abi.

Tugas dari penyanyi ini adalah menyanyikan lagu-lagu hikayat, pantun, atau humor, karena sifatnya yang bertujuan untuk menghibur rakyat yang datang ke acara pasar malam atau lainnya – sumber.

Daerah penyebaran alat music arbab….

Menurut data berbagai artikel yang saya baca, alat music arbab sendiri tersebar di daerah Pidie, Aceh Besar serta Aceh Barat.

Dan hingga saat ini, alat music arbab belum diketahui kembali, apakah masih ada di daerah tersebut atau sudah benar-benar punah.


Closing…..

Menjaga atau merawat itu adalah hal yang lebih susah daripada harus merebut.

Karena dibutuhkan ketulusan untuk menjaga atau merawat.

Sebagai generasi penerus, kita tidak perlu menyalahkan siapa pun itu, jika alat music arbab ini sudah mulai punah.

Jika saya lihat dari pengamatan pribadi, kenapa alat music arbab ini punah..

… Adalah karena tidak ada penerus dari generasi yang mau belajar memainkan alat music ini, atau bisa juga warisan memainkan alat music ini belum sempat di turunkan kepada penerusnya karena sang pemain alat music ini sudah di panggil oleh Yang Maha Kuasa.

Apapun itu, buat teman-teman di Aceh, saya hanya berpesan, carilah pemain atau alat music ini.

Pelajari, dan jika perlu lestarikan alat music ini.

Karena hanya kalianlah yang menentukan, apakah alat music ini dapat bertahan 1000 tahun lagi atau tidak??

Jika alat music ini sudah ada penerusnya, maka artikel ini akan saya hapus dan akan saya ganti menjadi judul ”
Arbab : Alat Musik Tradisional Yang Akan Hidup 1000 Tahun Lagi ” .

Mungkinkah alat musik arbab bertahan 1000 tahun lagi??

Terima kasih sudah berkunjung ke blog gelangtali, dan apabila artikel kali ini berguna, silahkan share ke siapapun itu.

Karena dengan berbagi, kita tidak akan pernah tau, bahwa apa yang kita bagikan berguna bagi orang lain.

Sampai bertemu di artikel selanjutnya and…

…. See yaaa’

What's your reaction?
Show CommentsClose Comments

Leave a comment