Gaya hidup Zaman Now

3 kesalahan gaya hidup pada zaman now

Sebelum masuk ke tema dari artikel ini yaitu 3 Kesalahan Gaya Hidup Pada Zaman Now, saya ingin memberitahukan mengenai berapa jumlah belanja online masyarakat Indonesia, bagi yang belum tahu ini jawabannya.

Jakarta, CNN Indonesia — Bank Indonesia (BI) melansir belanja online masyarakat Indonesia mencapai Rp75 triliun di sepanjang tahun lalu. Jika dibagi secara rata-rata pengguna internet yang berbelanja secara online, artinya per orang menghabiskan Rp3 juta per tahun.

Itu tulisan 1 tahun yang lalu, yang di tulis oleh CNN Indonesia, bagaimana dengan tahun sekarang?? Well, bisa jadi lebih..

Saya menjadi sedikit agak tergelitik, ketika kemarin banyak berita mengenai ” Daya Beli Masyarakat Menurun “.

Mungkin saja betul, tapi kalo dilihat dari tulisan yang saya ambil dari CNN Indonesia, itu uang semua loh ya, dan yang jelas yang membelanjakan bukan hanya segelintir orang, tapi bisa jadi semua masyarakat Indonesia.

Ini bukan blog soal keuangan, bisnis ataupun berita, tapi lebih kepada blog yang memberikan info atau share mengenai kejadian, keanehan atau keadaan yang terjadi di sekitar kita.

Bagaimana dengan gaya hidup masyarakat kita??

Kalo saya melihat masyarakat di sekililing saya, kelihatannya seperti lemah, lesu dan tidak ada gairah hidup,

jika di lihat secara ekonomi, tetapi itu hanya tampak dari luarnya saja.

Sedangkan gaya hidup seseorang tidak bisa dinilai hanya dari luarnya saja, ada banyak faktor dan juga hal yang lainnya.

Lifestyle atau gaya hidup yang mau saya jabarkan disini adalah, mengenai gaya hidup zaman now.

Kenapa saya mengangkat tema itu, karena di lihat juga dari pandangan saya kepada masyarakat sekitar. 

Dan itu tidak subjektif, tidak bermaksud menjelekkan suatu keluarga, golongan ataupun ada maksud lain, hanya saja otak saya tergelitik untuk membuat tulisan ini.

Dan berikut rangkuman mengenai tulisan saya, berikut listnya…


1. Shopping

Gaya hidup yang akan saya ulas adalah shopping atau berbelanja. dan, hmmmm…

Ini adalah pokok bahasan yang saya sukai, karena apa?? Saya juga suka shopping,

tetapi shopping seperti apa sih yang membuat saya menyukai pokok bahasan ini??

Berbelanja adalah hal yang dilakukan semua orang, entah berbelanja kebutuhan pokok atau hanya sekedar untuk memenuhi rumah dengan barang yang belum tentu perlu diperlukan.

Saya biasa shopping adalah pakaian, aksesoris, sepatu, dll. Tetapi setelah membeli, penyesalan datang terakhiran.

Kenapa beli ini, padahal di beli juga di pakai cuma beberapa kali saja!! 😡

Banyak di luar sana yang gaya hidupnya tidak bisa lepas dari shopping atau berbelanja, dan saya menjadi penasaran??

Belanja sebanyak itu?? Semahal itu?? Apa itu bener-bener perlu??

3 kesalahan gaya hidup pada zaman now

Jangan-jangan, ini bukan gaya hidup, tapi kebanyakan gaya, karena dengan gaya yang tinggi maka harga diri menjadi semakin tinggi juga.

Padahal tanpa perlu mempunyai, memiliki atau membeli sesuatu yang berlebihan,

kita juga bisa kok mendapatkan penghargaan dari orang lain agar bisa di hormati atau tidak di sepelekan.

Tetapi dari hasil pengamatan saya dari berbagai tempat, hal ini masih betul adanya.

Dan ketika kamu tidak memiliki apa-apa, bukan siapa-siapa maka kamu tidak akan masuk lingkungan yang menerima kamu apa adanya.

Walaupun tidak semua seperti itu, tetapi itu yang saya amati.

So pathethic..

Lalu apa hubungan gaya hidup dengan shopping dan data dari CNN?? 

Ternyata hasil yang di dapat dari CNN Indonesia, saya juga mendapati bahwa beberapa situs marketplace di Indonesia banyak netijen yang betah lama-lama untuk mengunjungi web marketplace tersebut,

Dan berikut beberapa daftar marketplace yang betah di kunjungi oleh netijen.

  1. Shopee rata-rata waktu kunjungan 9:34
  2. Berrybenka rata-rata waktu kunjungan 6:39
  3. Tokopedia rata-rata waktu kunjungan 5:54
  4. Zalora rata-rata waktu kunjungan 5:49
  5. Bukalapak rata-rata waktu kunjungan 5:30
  6. Lazada rata-rata waktu kunjungan 4:30
  7. Sale Stock ID rata-rata waktu kunjungan 4:19

Dan itu dilihat dari menit:detik ( ex. 9 menit : 34 detik ), data ini diambil Januari 2018 – sumber.

3 kesalhan gaya hidup pada zaman now

Saya hanya ambil beberapa sample dari marketplace yang terkenal di Indonesia, dan sudah banyak juga yang bertransaksi. Untuk lebih banyak infonya silahkan klik saja link sumber tersebut.

Data itu juga menyebutkan, bahwa belum tentu lamanya netijen di sebuah marketplace pasti melakukan transaksi.

Bisa juga untuk mencari info produk, harga dan rating. Tetapi jika ditinjau kembali, bahwa online shopping di Indonesia sudah/mulai berkembang pesat.

Apakah gaya hidup sekarang sudah mulai bergeser ke online??

Bisa juga iya, jika dilihat dari data tersebut.

Bisa juga tidak, karena dilihat dari kuatnya tradisi negara kita, yang lebih mementingkan membeli langsung, daripada online,

karena dengan membeli langsung bisa meminta diskon, melihat produk asli dan juga tahu dimana toko itu berada.

What's your reaction?
Show CommentsClose Comments

Leave a comment