Halo semua, selamat datang di blog gelangtali, dimana setiap artikel selalu mengangkat tema yang bisa di bilang agak sedikit explisit, kenapa??

Karena ketika kebenaran selalu tertutupi oleh hal yang useless, itu pasti akan menjadi sesuatu yang susah untuk di terima.

Artikel mengenai lifestyle kali ini, saya mengangkat tema mengenai “ Jodoh ”.

Banyak hal yang sebenarnya saya agak tidak setuju, jika “ Jodoh ” adalah pilihan Tuhan, kenapa??

Jika “ Jodoh ” adalah pilihan Tuhan, perceraian tidak akan pernah ada, serta tidak meningkat setiap tahun.

Jadi, mari kita kupas lebih dalam mengenai “ Jodoh ” ini, dan jika kalian merasa tidak cocok dengan artikel ini, silahkan close, dan cari artikel yang membuat kalian senang.

Kebenaran itu pedih dan tidak mengenakkan, tetapi lebih baik sakit di awal daripada menyesal seumur hidup.


1. Usia

Oke, hal yang ingin saya bagikan adalah, bahwa saat ini banyak anak muda yang menikah muda, karena biar ketika memiliki anak, mereka tidak terlalu tua untuk merawat anak tersebut.

Atau jika tidak, karena hubungan mereka sudah lama, dan mereka ingin kepastian kelanjutan hubungan mereka mau di bawa kemana.

Apapun alasannya, please, tolong jangan bawa-bawa bahwa dia jodoh saya atau hal yang berbau seperti demikian, karena apa??

Simple…

Ketika kalian menikah, entah kalian pria atau wanita, tanya ini baik-baik dalam pikiran dan hati kalian??

Siapkah kalian melihat wajahnya, bentuk tubuhnya, dan segala macam hal mengenai dirinya, setiap detik, menit, jam, minggu, bulan, tahun, dan selamanya??

Jodoh : Mitos atau realita??

Karena jika memang itu jodoh kalian, hal yang saya sebutkan di atas adalah hal wajib, dan siap untuk di terima selamanya sampai ajal memisahkan.

Coba kita lihat tahun saat ini…

Perceraian meningkat setiap tahun.

Dan yang lebih menyedihkan lagi adalah, mereka yang menikah belum genap 5 tahun, sudah mengalami perceraian.

Bahkan, Bapak Mentri Agama menyebutkan, “ Perceraian di Indonesia saat ini sudah menjadi gaya hidup “ – sumber.

Wow……….

Perceraian sudah menjadi gaya hidup??

Bapak Mentri Agama yang notabene mengerti agama saja sampai mengatakan demikian.

Jadi tolong hati-hati jika menggunakan kata “ Jodoh ”, apalagi jika sampai menyebutkan dia adalah “ Jodoh ” yang dipertemukan Tuhan.

Jika Tuhan memang menjodohkan kalian, kalian akan awet dalam pernikahan dan tidak ada perceraian.

Karena Tuhan saja membenci perceraian, jadi, stop membodohi diri sendiri mengenai jodoh.

Terlalu cepat mengatakan ” Jodoh “, jika dalam membina hubungan saja sering mengalami konflik yang tidak terselesaikan.

Faktor usia yang belum matang, dapat mempengaruhi psikis ketika menghadapi ujian dalam pernikahan.

So, bijaklah dalam mencari atau memilih jodoh kalian…

What's your reaction?
Show CommentsClose Comments

Leave a comment